F4tim3's Blog

Just the way I am…

Emotional Intelligent…

Tentang Emosi, kadang kita cenderung menganggap nya sebagai reaksi berlebihan atas ada nya prilaku kurang berkenan yang kita terima, karena banyak juga yang selalu mengaitkan kata emosi hanya dengan perasaan marah atau kecewa…  sebenernya siy gak sebatas itu aja lho…  yuuk kita bahas lebih luas tentang ini.

Yang aku dapetin ketika aku tanya Om Google tentang pengertian emosi ternyata banyak banget .. diantara nya adalah yang dikeluarkan oleh Daniel Goleman, emosi adalah suatu perasaan dan fikiran yang khas, keadaan psikologis dan biologis  yang  merupakan dorongan untuk bereaksi atau bertindak karena ada nya rangsangan baik dari dalam maupun dari luar individu, dimana hal tersebut bisa berupa; marah, sedih, bahagia, takut, jengkel, malu, terkejut, cinta, benci, puas.. yang secara keseluruhan merupakan respon atas stimulus yang di terima.

Dengan melihat lebih luas, bisa di katakan bahwa emosi adalah bukan sesuatu yang buruk, dan aku setuju banget dengan pernyataan itu, karena sebagaimana di nyatakan oleh Aristoteles dalam The Nichomacea Ethics adalah bukan emosionalitas yang menjadi masalah, tetapi lebih ke bagaimana kita bisa mengekspresikan dan mengendalikan semua jenis emosi dan menguasai nya dengan kecerdasan, bahkan Nafsu jika di latih dengan baik akan menghasilkan kebijaksanaan..hhmmm…. bener juga yah….

Terus, Apa siy kecerdasan emosi itu ?

Kecerdasan Emosi atau dalam bahasa londo nya Emotional Intelligent pertama kali di sosialisasikan oleh seorang psikolog Peter Salovey, dari Havard University dan John Mayer dari University of New Hampshire yaitu himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semua nya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing fikiran dan tindakan.

Kecerdasan Emosi atau EQ ini sangat di pengaruhi oleh lingkungan dan dapat berubah-ubah setiap saat, untuk itu peranan lingkungan terutama orang tua dan keluarga pada masa anak-anak sangat besar pada pembentukan kecerdasan emosi seseorang, beda hal nya dengan IQ, EQ ini bukan merupakan hal bersifat keturunan, namun tetap di butuh kan keselarasan yang dinamis dari kedua nya untuk menjadi pribadi yang handal.

Penting banget dunk kita fahamin dan praktekin tentang bagaimana kita bisa cerdas tidak hanya dalam hal pemikiran tapi juga emosional, bahkan ada beberapa dari institusi yang cenderung lebih mendahulukan seseorang dengan kemampuan EQ lebih dari pada IQ, kenyataan nya untuk survive dan surviving dalam berinteraksi dengan sesama baik di dunia kerja ataupun dunia lain nya memang di perlukan kemampuan untuk mengenali dan mengendalikan emosi diri, mengenal dan memahami emosi orang lain (empati) dan mampu bekerja sama dengan siapapun…duuh..kebayang indah nya hidup kalo kita semua bisa menjadi manusia dengan kualitas EQ yang baik…🙂

Jangan khawatir..dalam tulisan nya Goleman kasih bocoran bahwa ada cara yang bisa kita lakukan untuk membentuk EQ kita menjadi lebih baik lagi,  yaitu dengan memperluas kemampuan sebagai berikut :

  • Mengenali Emosi diri : yaitu kemampuan untuk mengenali perasaan sewaktu perasaan itu terjadi, waspada akan suasana hati agar tidak mudah larut dalam aliran emosi dan di kuasai oleh emosi, dalam hal ini pengendalian emosi menjadi prayarat penting agar kita tetap ada dalam keadaan “sadar”.
  • Mengelola Emosi : adalah kemampuan menangani perasaan agar dapat terungkap dengan tepat sehingga tercipta keseimbangan dalam diri, menjaga agar emosi yang merisaukan tetap terkendali adalah kunci nya, karena emosi berlebihan dalam intensitas yang cukup lama dapat merusak kestabilan diri, untuk itu di perlukan kemampuan untuk menghibur diri, melepaskan kecemasan, kemurungan, ketersinggungan dan bangkit dari perasaan tertekan.
  • Memotivasi diri sendiri : bahwa penting bagi setiap individu untuk memiliki ketekunan untuk menahan diri dari kepuasan dan mengendalikan dorongan hati serta memiliki motivasi perasaan yang positif, gairah, antusianisme, optimis dan keyakinan diri.
  • Mengenali Emosi orang lain : atau sering juga di sebut Empati, adalah kemampuan untuk mengenali dan perduli terhadap orang lain,  individu yang memiliki Empati biasa nya adalah individu yang mampu menangkap sinyal dan mengisyaratkan apa yang di butuhkan orang lain, mampu menerima sudut pandang orang lain, peka terhadap perasaan orang lain dan mampu untuk mendengarkan orang lain, biasa nya mereka akan mudah beradaptasi secara emosional dan memiliki kesadaran diri yang tinggi, pada tingkatan tertentu, semakin dia mampu terbuka pada emosi diri, mampu mengenal dan mengakui emosi diri maka orang tersebut biasa nya juga akan memiliki kemampuan untuk membaca perasaan orang lain… Wooow….
  • Membina Hubungan : kemampuan individu untuk membina suatu hubungan merupakan suatu keterampilan yang dapat  menunjang popularitas, kepemimpinan dan keberhasilan antar pribadi, dalam hal ini kemampuan dalam berkomunikasi menjadi dasar nya, bahwa jika kita mudah untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan dengan berkomunikasi maka akan mudah juga bagi kita untuk bisa memahami keinginan orang lain.

Memang bukan hal yang mudah dan akan di perlukan waktu bagi kita untuk bisa mencapai dan atau memperbaiki kecerdasan emosi ini, bagi yang merasa sudah cerdas emosi nya… aku ucapin selamat dan terus lah pertahankan, tambah kemampuan nya dan tularkan kebaikan ini di lingkungan sekitar nya, ..dan bagi yang belum.. yuuk kita coba praktekin terus dan terus semua hal di atas agar secara emosional kita bisa lebih cerdas dan gak ada lagi deh istilah terbawa perasaan atau di kuasain emosi…yup…like I told you before…ini memang bukan hal mudah untuk di praktekan dan takes time pasti nya… tapi kalau kita terus berusaha melatih diri dan gak menyerah… insyaallah… kita bisa jadi manusia yang lebih baik lagi..perlu di ingat..bahwa pintar masih bisa kita “beli” di bangku sekolah, tapi cerdas tidak!  karena kita harus membentuk nya sendiri dan cerdas secara emosi gak hanya akan sangat bermanfaat bagi diri sendiri tapi juga akan membuat lingkungan sekitar kita jadi lebih harmonis, sinergi dan hidup akan lebih indah untuk di jalanin.. mulai dari diri sendiri..mulai dari hal kecil dan mulai dari sekarang…. chaiyooo yaaaaakk… 🙂

4 October 2010 - Posted by | Accordingly, Health Concern, Just thought

1 Comment »

  1. hi!This was a really magnificentsuper post!
    I come from milan, I was fortunate to find your topic in google
    Also I get a lot in your website really thank your very much i will come daily

    Comment by bet365 italia | 7 October 2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: